Kapolda Sulut : Tragedi DragRace Upai 2026 Ketika Ada Kelalaian Akan Di Proses Hukum
BOLMONRAYANEWS.COM /KOTAMOBAGU, 10 AGUSTUS 2026 — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut) memberikan pernyataan tegas terkait tragedi ajang balap Drag Race Upai 2026 yang berujung maut dan menelan puluhan korban. Kapolda menegaskan, pihaknya akan menelusuri setiap unsur kelalaian dan seluruh pihak yang terbukti bersalah akan diproses sesuai jalur hukum yang berlaku.
Dalam keterangan resminya, Kapolda Sulut menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah besar tersebut yang telah merenggut korban jiwa serta melukai banyak orang. Ia menekankan bahwa keselamatan merupakan hal yang utama dalam setiap kegiatan yang digelar di tengah masyarakat, apalagi kegiatan yang memiliki risiko tinggi seperti ajang balap kendaraan.
"Saya sangat prihatin atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa Drag Race Upai 2026 ini. Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Dan yang perlu saya tegaskan: ketika ditemukan adanya kelalaian, siapa pun pelakunya, akan diproses secara hukum," tegas Kapolda Sulut.
Lebih lanjut, Kapolda memerintahkan jajaran kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan. Mulai dari perizinan kegiatan, standar keamanan yang diterapkan, hingga kelayakan sarana dan prasarana penunjang keselamatan akan diteliti satu per satu. Termasuk dugaan pengabaian terhadap aspek keselamatan yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan fatal tersebut.
"Jangan ada yang ditutup-tutupi. Jika ada kelalaian dari pihak penyelenggara, panitia, maupun pihak lain yang terkait, hukum harus berjalan tegak. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Keadilan bagi korban harus ditegakkan," tambahnya.
Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan calon penyelenggara kegiatan agar tidak mengabaikan perizinan serta syarat keselamatan. Setiap kegiatan yang berisiko tinggi wajib memenuhi standar keamanan yang ditetapkan, demi melindungi nyawa dan keselamatan banyak orang.
Saat ini penyelidikan terus dilakukan oleh tim gabungan untuk mengungkap fakta-fakta yang ada, menentukan siapa saja yang bertanggung jawab, serta memastikan proses hukum berjalan cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Laporan: Tim Redaksi)
Lukman Mokodompit